“Kita mau kemana oppa?” tanyaku pada Eunhyuk oppa yang mendorong kursi rodaku keluar dorm. “Hari ini kita mau ke rumah sakit, kita mau terapi kaki kamu, jadi kamu bisa lari-lari lagi deh!” jawab Leeteuk oppa sambil tersenyum.
Aduh aku merepotkan sekali sih? Sudah diberi tempat tinggal sementara, biaya rumah sakit ditanggung mereka, aduh jadi tidak enak hati nih.
“Oh, berarti kalau aku bisa lari nanti, aku bisa kabur dari urusan makan sayur dong! Yeey!” kataku. “Enak saja! Makan sayur itu wajib anak cantik!” kata Eunhyuk sambil mencubit pipiku. Lalu kami naik minibus Super Junior menuju rumah sakit.
Saat di rumah sakit...
“Nona Ahn, silahkan masuk ruang terapi.” kata seorang suster. Teuki oppa mendorong kursi rodaku menuju ruang terapi sambil membisikiku “Ahn SungHyo hwaiting!”
Dari kejauhan terdengar juga Eunhyuk, Heechul, Kibum, dan Kangin oppa berteriak “CEPAT SEMBUH AHN SUNG HYO! AHN SUNG HYO HWAITING!” ampuun, mereka bikin aku melayang terus nih. Hihihi.
Terapi pun dimulai. Aku disuruh menaik berapa alat-alat yang akan menguatkan kakiku. Alat-alatnya sangat aneh. Yang paling normal hanya sebuah alat mirip sepeda yang tak beroda. Sudahlah aku ikuti saja apa kata dokter -,-
Dari kejauhan aku melihat oppa-oppaku melihat bagaimana aku di terapi. Ah kan jadi malu (>///<). Mereka memberikan semangat. Aku lihat Eunhyuk oppa paling bersemangat memberikanku semangat (?). Dia menari-nari sambil berteriak tanpa suara “Ahn Sung Hyo hwaiting!”. Aku jadi terharu T.T
Akhirnya rangkaian terapi pun usai. Senangnyaa bisa keluar dari gudang penuh barang aneh itu. “Nah 2 hari lagi kamu terapi lagi ya? Arasseo?” kata Leeteuk oppa. “Ne oppa!” jawabku.
“Nanti kalo udah bisa jalan, kamu bikin janji ya ama oppa?” kata Eunhyuk oppa.
“Janji apa?”
“Kalo kamu udah bisa jalan kamu harus bisa nari Sorry-Sorry”
“Heh?”
“Hyung kesian bener dia baru bisa jalan lagi udah disuruh nari Sorry-Sorry” kata Kibum oppa. “Udah jangan dengerin omongannya si Monkey oppa ya?” kata Kibum oppa lagi sambil menutup telingaku. Aigoo mukaku jadi merah nih (>///<). Sekarang muka Kibum oppa dengan mukaku sangat dekaaaat sekali.
“Eh gak apa-apa kok oppa, aku malah jadi semangat nih. Hihi” jawabku. “Wah bagus dong!” kata Kangin oppa. “Aku akan terus nyemangatin kamu biar bisa jalan lagi! Semangat!” kata Kangin oppa lagi.
“Iya oppa kan emang selalu nyemangatin aku, sampe bikin aku makan sayur. Hueek” kataku lagi. “Hahaha mianhae SungHyo-ah! Tapi sayur enak kan?” tanya Kangin oppa. “Hueek” jawabku.
“Aduh SungHyo! Kok kamu lucu bangeeeet sih?” kata Leeteuk oppa sambil mencubit pipiku. “Tau nih kamu terlalu polos untuk remaja umur 16 tahun!” kata Eunhyuk oppa sambil mencubit pipiku juga. Ah masa sih aku sepolos itu? “Aku mau deh punya dongsaeng kaya kamu!”
“Ah udah deh oppa! Kita pulang aja yuk?”
==
Ah kenyangnya, gomawo Hankyung oppa yang membuatkan makan malam kali ini. Oh! Aku baru ingat hari ini ada Dream Team. Aku arus lihat Minho. Kyaaa!
“Oppa, aku mau nonton Dream Team dong!” kataku pada Yesung oppa. Seolah ia bisa menebak pikiranku ia berkata “mau nonton Minho ya?”. GLEK! Ketahuan deh “Engga kok Cuma pengen nonton aja..” kataku. “Ah masa? Biasanya cewek-cewek mau nonton Dream Team soalnya ada Minho lho, masa kamu enggak?” haaah mampus deh aku. “Emm.. aku kan mau nonton Eunhyuk oppa!” fiuh.. untung nemu alasan.
“Ah boong gak percaya!” kata Yesung oppa.
“Hey ada apa kok ribut ribut?” kata Shindong oppa sambil membawa buah.
“Ini loh masa SungHyo naksir ama Minho!” kata Yesung oppa cukup keras sehingga seluruh dorm dapat mendengar apa yang dia katakan. “Oppa! Aniyo!!”
“ciyekaan naksir ama Minho, aku bilangin ke dia deh salam sayang dari kamu unyuu” kata Donghae oppa sambil bergaya imut. Tidaaaaak mau ditaruh mana mukaku? “Aigoo oppa nggak kok aku nggak naksir Minho! Cuma...”
“Cuma apa?” kata semua orang di ruangan itu (kecuali aku tentunya).
“Iya deh ngaku! Aku Minho bias!” jawabku terpaksa. Iya terpaksa, habis Ryeowook dan Sungmin oppa mengelitiki aku dari belakang -_-.
“Nah kan ngaku juga! Sunghyo.. Sunghyo, ngomong gitu aja susah!” kata Yesung oppa. Ya iyalah susah! Aku kan gak mau ngasih tau orang lain kalo aku sebenernya cinta-mati-banget sama Minho. Maluu (>///<)
“Eh tapi.. kita belom tau kamu suka siapa di Super Junior...” kata Eunyuk oppa tiba tiba.
“Eh iya kamu suka siapa di Super Junior? “ tanya Donghae oppa. “Iya suka siapa? Kamu bias ama siapa?”
Jujur gak ya? Sebenarnya aku itu.. Kyuhyun bias. Makanya pas di rumah sakit aku senang banget. Kyuhyun oppa selalu menggenggam tanganku, pokoknya perhatian deh! Maaf ya kawan, bukannya aku membuat kalian cemburu, tapi memang itu kenyataanya. Aku sendiri masih tak percaya kalau tanganku pernah digenggam oleh dia >,<
“Mau di kelitikin lagi sunghyo-ah?” kata Sungmin oppa agak mengancam. Tetap saja nadanya mengancam tapi mukanya masih cute. “aniyo oppa” jawabku. “Jawab dong makanya! Siapa? Aku kan?”kata Heechul oppa. “Gak mungkin! Pasti aku ya kan? Aku kan Korea’s number 1 Handsome Man!” kata Kangin oppa “Aniyoo! Pasti aku!” “Bukan. Aku!” kata Kyuhyun oppa.
Jadi ini rasanya ya tinggal dengan Super Junior, super berisik! Hihihi. “Hey sudah-sudah. Sekarang waktunya SungHyo tidur..” kata Leeteuk oppa sambil buru-buru menyelamatkanku dari kerumunan oppa-oppa narsis. Ah leeteuk oppa memang paling baik! Jeongmal gomawoyo oppa ^^.
“Gomawo oppa telah menyelamatkan aku! Fiuuh lega deh” ucapku pada Leeteuk oppa. “Kkkk~ mianhae SungHyo-ah, kamu gak betah ya?” tanya Leeteuk oppa padaku sambil tersenyum. Ku beritahu ya, wajah Leeteuk oppa itu ganteng banget dari dekat. Sumpah!
“Hmm betah-betah aja kok oppa hehe.” Jawabku. “Oppa,” panggil ku pada leeteuk oppa. “ceritain deh waktu itu kok aku bisa kecelakaan? Aku benar-benar nggak ingat” tanyaku.
“hemm jadi waktu itu kami lihat kamu lagi menyebrang, kamu tidak melihat jalan, tiba tiba minibus kami menabrak kamu.” jawab Teuki oppa. “Lalu?”
“Yang pertama turun dari mobil dan menyelamatkan kamu adalah Kyuhyun, dia buru-buru menggendongmu masuk ke dalam mobil, dan menyuruh supir untuk mengebut ke rumah sakit, saat di rumah sakit iya selalu berkata ‘aku tidak ingin orang lain sepertiku’ dan dia selalu memperhatikan keadaan mu dari jam-ke-jam. Sepertinya dia tidak ingin ada orang yang sama nasibnya dengan dia, mengalami kecelakaan parah.”
Aku tersentak mendengar perkataan Leeteuk oppa. Benarkah Kyuhyun oppa seperti itu? “Jeongmal oppa?” kataku masih tak percaya. Aku tahu saat aku sadar Kyuhyun oppa menggenggam tanganku sangat erat sekali. “Sebenarnya di balik sikapnya yang jahil itu, dia menyimpan trauma mendalam..” kata Teuki oppa. Bener ya ternyata dia itu puitis.
“Sudahlah SungHyo, kamu tidur saja. Sudah malam kan?” kata Teuki oppa sambil membantuku turun dari kursi roda. “Chalja oppa” kataku. “Chalja, eh besok kamu harus kelihatan sehat ya! Oke?”
“Memang kenapa?” tanyaku. “Sudahlah, chaljayo~”
TO BE CONTINUED~~~~~
Selasa, 25 Mei 2010
2 Weeks with 13 Adorable Boys [part2]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar